Berita

Dituding Beroperasi Tanpa SLO, Honda Balindo Mamuju di Demo Aktivis

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM —  Aktivis Himpunan Pelajar Pitu Uluna Salu (Hipmapus) Sulbar menggelar aksi demonstrasi di Kantor Honda Balindo Mamuju terkait Sertifikat Laik Operasi (SLO), Selasa, 18 Agustus 2026.

Dalam orasinya, Aktivis menuding bahwa Honda Balindo Mamuju beroperasi tanpa mengantongi SLO. Informasi ini mereka dapat saat Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar mengeluarkan surat teguran kepada perusahaan yang tidak memiliki SLO tahun 2024 lalu, termasuk Honda Balindo Mamuju.

“Pihak Dinas ESDM pada tahun 2024 mengeluarkan surat teguran pertama kepada pelaku usaha yang ada di Mamuju termasuk Honda Balindo terkait kepemilikan SLO. Dalam surat teguran itu memang Honda Balindo Mamuju tidak memiliki SLO,” ujar Pablo.

Selain itu, Pablo juga mengklarifikasi kepada Honda Balindo Mamuju terkait adanya tudingan pemerasan yang dilakukan oleh dua orang aktivis Hipmapus Sulbar yakni Anggriawan dan Ismulyadi.

“Pihak Honda Balindo Mamuju mengaku tidak pernah mengeluarkan pernyataan tudingan permintaan uang sebesar Rp.12 juta kepada aktivis. Pemberitaan tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan,” tambah Pablo.

Sementara itu, Branch Manajer Honda Balindo Mamuju, Muhammad mengaku sudah memiliki SLO Kelistrikan. Namun, untuk SLO Genset, pihaknya sementara melakukan pengurusan.

“Untuk SLO Kelistrikan kita sudah punya, tapi kalau untuk SLO Genset kami sementara melakukan pengurusan,” ujar Muhammad.

Sedangkan, untuk tudingan pemerasan oleh Aktivis kepada Honda Balindo Mamuju, Muhammad menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak kuasa hukumnya.

Ia menganggap tudingan pemerasan tersebut sangat merugikan Honda Balindo Mamuju.

“Kami pasti merasa dirugikan terkait tudingan pemerasan tersebut karena perusahaan kami seolah-olah diprovokasi dengan aktivis. Tapi prosesnya kami serahkan kepada tim legal kami,” pungkas Muhammad. (**)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.