Eks Kepala Inspektorat Mamasa Akui Tidak Pernah Periksa Proyek Jalan Uhailanu-Ralleana Mamasa
MAMASA, REFERENSIMEDIA.COM — Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Mamasa, Yohanis mengaku tidak pernah melakukan pemeriksaan terkait proyek pekerjaan jalan di Uhailanu-Ralleana Kabupaten Mamasa, Kamis, 15 Januari 2026.
Ia menjelaskan, proyek jalan tersebut diperiksa langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sulbar pada tahun 2024 lalu. Diketahui, saat proyek jalan Uhailanu-Ralleana berlangsung, Kepala Inspektorat Mamasa dijabat oleh Yohanis.
“Itu BPK RI yg periksa itu kegiatan. Kami tdk periksa krn langsung BPK yg turun itu hari. Tahun 2024,” ujar Yohanis melalui pesan WhatssApp, Kamis, 15 Januari 2026.
Oleh sebab itu, Yohanis mengaku tidak mengetahui bahwa proyek tersebut bermasalah. Apalagi, metode pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Mamasa dalam satu tahun anggaran hanya sistem sampel.
“Siap tdk (mengetahui masalah proyek Uhailanu-Ralleana Mamasa, red). Metode pemeriksaan tdk semua kegiatan dalam satu tahun anggaran diperiksa harnya sistem sample sj dan begitu juga BPK,” tambah Yohanis.
Diketahui, proyek jalan Uhailanu-Ralleana Mamasa diduga memiliki beberapa permasalahan. Seperti, volume pekerjaan baru mencapai 35 persen tapi proses pencairannya sudah mencapai 70 persen.
Selain itu, Dinas PUPR Mamasa diduga melakukan manipulasi data untuk melakukan adendum/ perpanjangan kontrak kepada pelaksana sehingga berjalan sekitar dua tahun lamanya tidak diputus kontrak.
Oleh sebab itu, Penyidik Polda Sulbar, Kompol Jamaluddin mengaku sudah memanggil Kadis PUPR Mamasa beserta staf serta Pelaksana untuk dimintai klarifikasi.
Saat ini, Jamaluddin mengaku sudah mendapatkan dokumen yang dibutuhkan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PUPR Kabupaten Mamasa.
“Iya. Sdh diputus, minggu lalu ppk sdh serahkan ke penyidik dokumen nya. Ok,” ujar Jamaluddin, Rabu, 7 Januari 2025. (**)


Leave a Reply