RSUD Sulbar Ajak Masyarakat Nikmati Hidangan Kurban dengan Bijak, Kesehatan Tetap Terjaga di Hari Raya Idul Adha
MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM – RSUD Provinsi Sulawesi Barat mengajak masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan bijak dalam mengonsumsi hidangan berbahan dasar daging kurban di Hari Raya Idul Adha.
Momentum Idul Adha yang identik dengan berbagai sajian khas berbahan daging diharapkan tidak menjadi alasan untuk mengabaikan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, maupun penyakit jantung.
Ajakan tersebut sejalan dengan Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam membangun SDM yang unggul dan berkarakter melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif, sehat, dan berkualitas.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, mengatakan bahwa konsumsi daging kurban tetap diperbolehkan selama dilakukan secara seimbang dan tidak berlebihan. Menurutnya, pola makan yang sehat selama Hari Raya menjadi kunci untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.
“Idul Adha merupakan momen kebersamaan dan berbagi, namun masyarakat juga perlu memperhatikan pola konsumsi makanan agar kesehatan tetap terjaga. Konsumsi daging secukupnya, imbangi dengan sayur dan buah, serta hindari makanan yang terlalu berlemak dan tinggi garam,” ujar dr. Musadri.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memilih cara pengolahan makanan yang lebih sehat, seperti merebus atau memanggang dibandingkan menggoreng, serta mengurangi penggunaan santan berlebihan pada masakan. Selain itu, masyarakat dianjurkan tetap rutin beraktivitas fisik, memperbanyak minum air putih, dan menjaga waktu istirahat selama perayaan Hari Raya.
Melalui edukasi kesehatan ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berharap masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh kebahagiaan tanpa mengabaikan kesehatan tubuh, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. (hms/**)


Leave a Reply