Aliansi Mahasiswa Pemerhati Lingkungan Sulbar Batal Demo Balai Gakkum terkait Tambang Pasir di Pasangkayu
MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Aliansi Mahasiswa Pemerhati Lingkungan Sulbar berencana menggelar aksi demontrasi di Kantor Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi, Selasa, 3 September 2024.
Saat dikonfirmasi melalui Penanggung Jawab aksi demonstrasi, Wawan, mengatakan mereka sudah siap-siap untuk menuju Balai Gakkum Sulbar untuk melakukan aksi demontrasi.
“Iye jadi (aksi demontrasi, red). Ini maumi berangkat (Ke Balai Gakkum Sulbar, red),” ujar Wawan, Saat dikonfirmasi Pukul 14.08 Wita.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Aliansi Mahasiswa Pemerhati Lingkungan Sulbar belum terlihat di Kantor Balai Gakkum Sulbar.
Saat dikonfirmasi kembali melalui telepon, Wawan tidak lagi mengangkat teleponnya. Info yang diterima dilapangan, demo tersebut batal dilakukan. Belum ditahu apa penyebabnya.
Berdasarkan lampiran aksi demo yang ditujukan ke Polresta Mamuju, Penanggung Jawab Aksi adalah Wawan dengan estimasi massa sekitar 100 orang akan dilaksanakan hari Selasa, 3 September 2024, pukul 13.00 Wita, di Kantor Balai Gakkum KLHK Sulbar dan Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulbar.
Adapun 3 poin tuntutannya yaitu :
1. Meminta Gakkum KLHK Sulbar bekkerja profesional dalam menangani kasus tambang pasir di Kabupaten Pasangkayu.
2. Mendesak Gakkum KLHK Sulbar segera menetapkan Direktur CV. Wahab Tola dan CV. Maju Bersama, karena diduga ikut terlibat dalam menerobos hutan lindung yang ada di Lariang, Kabupaten Pasangkayu.
3. Meminta BPN Sulbar bertanggung jawab atas sertifikat yang diterbitkan di Lariang Kabulaten Pasangkayu yang diklaim Gakkum KLHK Sulbar sebagai kawasan hutan lindung. (*)


Leave a Reply