Berita

Bupati Mateng, Arsal Aras Tinjau Program GENTING dan Inovasi GASA, Komitmen Jadi Orang Tua Asuh 30 Anak

MATENG, REFERENSIMEDIA.COM — Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. H. Arsal Aras yang merupakan politisi Partai Golongan Karya dan baru saja menjabat untuk periode 2025–2030, melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung pelaksanaan program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dan inovasi GASA (Gerakan ASN Berbagi), Selasa, 9 April 2025, pagi.

Kegiatan dimulai di Kantor OPD KB Kabupaten Mateng terkait dengan pemaparan materi inovasi GASA serta pemetaan keluarga sasaran. Selanjutnya, Bupati bersama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, penyuluh KB, tokoh masyarakat, serta Babinsa melakukan kunjungan lapangan ke tiga titik lokasi keluarga sasaran program KRS GENTING, yakni di Desa Topoyo, Desa Kabubu (Kecamatan Topoyo), dan Desa Tobadak (Kecamatan Tobadak).

Dalam kunjungannya, Bupati berdialog langsung dengan keluarga penerima manfaat, menyampaikan pesan edukatif dan motivasi, serta meninjau langsung kondisi lapangan untuk memastikan bahwa program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca juga : LMND Desak Kejati Sulbar Periksa Sekda dan Bupati Majene Dugaan Penyalahgunaan APBD dan Perusda

“Penanganan stunting harus dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Kehadiran kita hari ini adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan masa depan anak-anak kita lebih baik,” ungkap Dr. Arsal Aras dalam sesi wawancara di sela kegiatan.

Sebagai bentuk komitmen pribadi, Bupati menyatakan kesediaannya menjadi orang tua asuh bagi 30 anak KRS dengan total dukungan dana sebesar Rp165 juta untuk satu tahun. Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat aktif dalam gerakan sosial penanggulangan stunting.

Program KRS GENTING dan inovasi GASA merupakan strategi inovatif yang diinisiasi oleh OPD KB Kabupaten Mamuju Tengah dalam menekan angka stunting melalui pendekatan keluarga asuh dan partisipasi aparatur sipil negara.

Seluruh rangkaian kegiatan ini dikemas secara humanis, menonjolkan interaksi langsung antara pimpinan daerah dan masyarakat, sekaligus memperlihatkan dampak nyata dari pelaksanaan program di lapangan.  (mk)

***

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.