Harga Beras Mahal, Bulog Mamuju Akan Percepat Penyaluran Beras Rp.11 Ribu Ke Pasar
MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bulog Cabang Mamuju, Rabu, 9 Juli 2025.
Aksi ini dilakukan HMI buntut harga beras yang sangat tinggi di Sulbar. Sementara itu, Bulog tidak juga menyalurkan bantuan pangan subsidi dan SPHP.
Menanggapi hal itu, Asisten Manager Operasional Bulog Mamuju, Abdul Kasim mengatakan bahwa keterlambatan penyaluran bantuan pangan dan SPHP karena surat perintah penyaluran baru diterima kemarin malam (Selasa, 8 Juli 2025, red) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
“Kita mulai tadi malam baru menerima surat perintah untuk penyaluran SPHP dari Bapanas. Makanya belum bisa kita salurkan,” ujar Kasim.
Mengingat surat perintah pemyaluran sudah diterima, Bulog Mamuju akan segera menyalurkan bantuan pangan dan SPHP paling lambat minggu depan.
“Karena izin sudah keluar, insyaa Allah dalam waktu dekat kita akan salurkan bantuan SPHP ke pasar-pasar dan GPM pemerintah. Kita usahakan minggu depan sudah bisa tersalurkan,” ujar Kasim.
Abdul Kasim mengaku Bulog Mamuju akan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat langsung dua bulan, yakni bulan Juni dan Juli.
Saat ini, Bulog Mamuju sudah melakukan rapat bersama Dinsos, KP dan seluruh camat terkait teknis penyalurannya.
“Kalau untuk bantuan pangan rencananya kita akan menyalurkan dua bulan alokasi yakni Juni dan Juli yang akan disalurkan pada bulan Juli,” ujarnya.
Sementara, untuk stok beras di Bulog Mamuju saat ini sangat memadai dan melimpah untuk memenuhi kebutuhan tiga Kabupaten, yakni Mamuju, Mateng dan Pasangkayu.
“Stok beras saat ini di Bulog Cabang Mamuju sekitar 4.041 ton. Stok ini sangat memadai,” paparnya.
Adapun kisaran harga untuk beras SPHP sebesar Rp.11 ribu per kilogram. (mk)


Leave a Reply