Berita

Jaga Stabilitas Ekonomi, Kejati dan Pemprov Sulbar Gelar Gerakan Pangan Murah Ramadan

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar menggelar gerakan pangan murah Ramadan 1447 Hijriah di Lantai Dasar Kantor Kejati Sulbar, Kamis, 5 Maret 2026.

Kegiatan ini menggandeng Bulog Mamuju, Dinas Pangan Sulbar, Dinas Perdagangan Sulbar dan lainnya.

Adapun komoditas pangan yang dijual yaitu, Beras, bawang putih/ merah, tomat, lombok besar/ kecil, telur, gula, tepung terigu, minyak goreng, sayur mayur, aneka macam kue dan minuman untuk berbuka puasa.

Saat menyampaikan sambutan, Kajati Sulbar, Sukarman Sumarinton mengatakan, sinergi antara Pemprov Sulbar dan Kejati merupakan kunci dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok sehingga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa bisa khusuk.

“Selain itu saya juga menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Adhiaksa Dharmakarini (IAD) yang berperan aktif dalam mendukung kegiatan pangan murah ramadan ini,” ujar Sukarman.

Kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi antara penegak hukum Kejari Sulbar, Pemprov Sulbar dan masyarakat. Kehadiran Gubernur Sulbar menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Sulbar.

Sukarman juga komitmen untuk mendukung program kerja Gubernur Sulbar yang berpihak ke masyarakat. Kegiatan ini, lanjut Karman sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

“Kami siap mendukung setiap kebijakan dan langkah strategis Gubernur Sulbar yang bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah serta melindungi kepentingan masyarakat luas. Semoga pangan murah ini dapat membantu masyarakat serta menjadi amal ladang kebaikan bagi kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengatakan bahwa dalam satu daerah atau negara, ada dua yang cukup menentukan majunya satu daerah tersebut.

Pertama, menurut pandangan Islam, kasih sayangnya pemimpin terhadap rakyatnya, itu sangat mementukan kemajuan dalam satu daerah.

“Kalau pemimpinnya sayang, bijaksana, berpihak kepada yang lemah dan kecil, itu menjadi satu tanda bahwa daerah itu akan maju,” ujar SDK.

Kedua, lanjut SDK, bijak dan adilnya penerapan hukum disatu daerah atau negara tersebut. Kalau hukumnya adil itu menjadi satu tanda daerah atau negara itu akan maju. Tapi kalau implementasi hukumnya tidak memciptakan rasa adil bagi rakyatnya, maka kemajuan akan jauh dari daerah tersebut

“Jadi hari ini kita padukan, bagaimana kita memberikan pasar murah kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya kita dan Kajati untuk menyayangi masyarakat yang ada di sekitar kita,” pungkas Gubernur SDK. (**)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.