Pemdes Pamoseang Mulai Pendataan Indeks Desa 2025: Akurasi Data Jadi Kunci Pembangunan
MAMASA, REFERENSIMEDIA.COM — Pemerintah Desa Pamoseang resmi memulai pendataan Indeks Desa (ID) Tahun 2025 sebagai langkah strategis menentukan status kemajuan dan kemandirian desa.
Kegiatan ini dilakukan langsung di lapangan dengan melibatkan kolaborasi antara pemerintah desa, pendamping desa, serta masyarakat setempat pada 2025.
Setiap data yang dikumpulkan wajib mencerminkan kondisi nyata di lapangan agar hasilnya akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.
Pendataan ini bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan dasar penting bagi arah pembangunan desa ke depan, menurut Kepala Desa Pamoseang, M. Sabir.
“Data yang dimasukkan harus sesuai fakta di lapangan, karena ini akan menentukan status desa dan arah pembangunan ke depan,” ujar M. Sabir.
Proses pendataan dilakukan melalui tahapan yang sistematis, mulai dari pembentukan tim, pengisian kuesioner, hingga pengumpulan data warga secara langsung.
Setelah data terkumpul, tim akan melakukan verifikasi dan validasi bersama sebelum hasilnya dituangkan dalam berita acara dan diinput ke sistem nasional.
Terdapat enam aspek utama yang menjadi fokus pendataan, yaitu layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, dan tata kelola pemerintahan desa.
Hasil dari pendataan ini nantinya akan menentukan klasifikasi status desa, mulai dari kategori sangat tertinggal hingga desa mandiri.
Pentingnya aspek kejujuran dan ketelitian selama proses pengisian instrumen data ditekankan oleh Pendamping Desa, Aris, S.Kep., Ns.
“Pendataan ini harus dilakukan dengan teliti dan jujur agar hasilnya benar-benar sesuai dengan kondisi desa,” jelas Aris, S.Kep., Ns.
Data Indeks Desa 2025 ini nantinya akan menjadi rujukan utama bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan strategis dan penyaluran dana desa.
Hasil pendataan ini juga digunakan untuk penyusunan rencana pembangunan serta program intervensi agar lebih tepat sasaran.
Melalui upaya ini, Desa Pamoseang diharapkan memiliki basis data yang kuat sehingga pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (**)


Leave a Reply