Telan Anggaran Rp.5 Miliar, Pembangunan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Abaikan K3 dan Tak Pasang Papan Informasi
MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Pembangunan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sulbar oleh PT. Artiluca abaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pekerjanya.
Pembangunan gedung 1 lantai ini menelan anggaran sebesar Rp.5 miliar. Saat referensimedia.com melakukan pemantauan dilapangan, tidak ditemukan papan informasi yang dipasang dilokasi pekerjaan.
Saat di konfirmasi kepada Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Makmur mengaku pihaknya sudah mengingatkan pelaksana agar taat terhadap K3. Ia menerangkan bahwa pelaksana telah menyampaikan ke pekerjanya untuk taat menggunakan K3 saat bekerja.
“Pelaksana sudah menyampaikan kepada pihak pekerja agar taat dalam Keselamatan dan kesehatan kerja (K3), namun pekerja yang mengabaikan hal tersebut,” ujarnya Kamis, 28 Agustus 2025.
Selain itu, Makmur juga sudah meminta agar pelaksana kembali memasang papan informasi dilokasi pekerjaan. Ia memerintahkan pelaksana untuk mencetak ulang papan informasi karna sudah rusak.
“Saya sudah sampaikan ke pelaksana taat dalam persoalan K3 dan papan informasi harus di pasang. Sebelumnya ada tapi papan informasi sebelumnya rusak dan sudah saya sampaikan agar di cetak dan dipasang kembali,” tuturnya melalui telepon WhatsApp.
Makmur juga menegaskan, agar setiap pekerjaan kontruksi wajib memperhatikan K3 bahkan jika ada tamu yang ingin berkunjung harus mengunakan K3.
Sementara itu, Kontraktor Pelaksana PT. Artiluca, Suardi saat dikonfirmasi mengaku bahwa tidak adanya papan informasi dilokasi pekerjaan akibat pekerja sudah melakukan pembersihan. Sehingga papan informasi tersebut hilang.
“Sdh di lkukan pembersihan kmrin (papan informasinya, red),” ujar Suardi melalui WhatsApp.
Sedangkan untuk pekerja yang tidak menggunakan K3, Suardi berkilah bahwa semua buruh dan tukang yang bekerja ini baru masuk.
“Untuk pekerja ini semuanya baru di datangkan, jadi memang belum di bagikan peralatan k3 nya (rompi & helm). Awal pekerjaan semua pakai cuma ini karna pergantian tenaga baru mau di bagikan,” pungkasnya. (mk/*)


Leave a Reply