Berita

Adakan Orientasi Pengelolaan Kampung KB, BKKBN Sulbar Genjot Kampung KB Klasifikasi Mandiri dan Berkelanjutan

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Sejak terbitnya SK Bupati Polewali Mandar dan Bupati Mamasa beberapa waktu lalu terkait penetapan seluruh desa dan kelurahan di wilayah tersebut menjadi Kampung Keluarga Berkualitas (KB), genap 100 persen atau 648 desa/kelurahan di Sulawesi Barat dicanangkan sebagai Kampung KB di tahun 2024.

Hingga kini, Kampung KB dengan klasifikasi berkelanjutan sebanyak 56,14 persen dari total Kampung KB yang telah terdaftar Kampung KB Online.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Kependudukan, Nasrullah memaparkan arah kebijakan terkait pengelolaan Kampung KB yang pada intinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui peningkatan akses dan kualitas layanan dasar hingga tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu, Nasrullah juga memaparkan strategi penyelenggaraan pengelolaan Kampung KB khususnya yang dilaksanakan oleh BKKBN melalui peningkatan peran Penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang telah disebar hingga tingkat desa/kelurahan dihadapan peserta Orientasi Pengelolaan Kampung KB di Wisma Mala’bi Mamuju, Rabu, 24 April 2024.

“Kami berharap Kepala Desa dapat aktif memonitoring pelaporan Kampung KB online yang dilakukan oleh Penyuluh KB agar dapat meningkatkan klasifikasi Kampung KB,” ungkap Nasrullah.

Ketua Panitia Orientasi Pengelolaan Kampung KB, Andi Angki Fatimah dalam laporannya berharap Kampung KB dapat memberikan kontribusi dalam penanggulangan stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi hingga kemiskinan ekstrem.

Dihadapan peserta yang mayoritas merupakan Kepala Desa, Andi Angki menyampaikan salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu meningkatkan koordinasi dan konsolidasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting melalui kolaborasi kegiatan lintas sector di Kampung KB.

Kegiatan yang juga diikuti oleh pengelola program pengendalian penduduk OPD KB Provinsi dan Kabupaten serta perwakilan Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) rencananya akan berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar sebagai narasumber. (mk)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.