Tidak Ada Progres, Aliansi Mahasiswa Duga Kejati Sulbar Kongkalikong dengan Bupati Majene dan Sekda
MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Aliansi Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar, Rabu, 30 April 2024.
Demo ini terkait dugaan penyalahgunaan APBD Majene tahun 2023 dan dana bagi hasil PI blok Sebuku tahun 2024.
Koordinator Aksi, Ramli mengatakan bahwa kasus ini tidak ada progres hingga saat ini. Padahal, beberapa saksi ASN Pemkab Majene yang sudah diperiksa Kejati Sulbar menyebut nama Bupati Majene dan Sekda dalam kasus penyalahgunaan APBD 2023 dan Perusda Majane 2024.
“Kami menganggap Kejati Sulbar sangat lamban dalam menangani kasus ini. Padahal ada beberapa saksi yang sudah diperiksa Kejati Sulbar menyebutkan nama Bupati dan Sekda Majene terlibat dalam dugaan penyalahgunaan APBD Majene 2023,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Aliansi Mahasiswa menduga adanya Kongkalikong antara Bupati Majene dan Kejati Sulbar. Karena kasus ini tidak ada perkembangannya hingga saat ini.
“Kami menduga Kejati Sulbar kongkalikong dengan Sekda dan Bupati Majene,” ujarnya.
Selain itu, aliansi mahasiswa juga mendesak agar Kejati Sulbar segera mentersangkakan Bupati Kabupaten Majene, Andi Syukri Tammalele (AST) dan Sekda Majene, Ardiansyah.
“Kami mendesak agar Kejati Sulbar segera memeriksa dan mentersangkakan Bupati dan Sekda Majene,” pungkasnya. (mk)
***


Leave a Reply