Berita

Pemilik Lahan Sebut BWS V Mamuju Pembohongan Publik, Ancam Tutup Saluran Irigasi Kayuangin Malunda

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Pemilih lahan pada saluran irigasi Bendungan Kayuangin Kecamatan Malunda Kqbuoaten Majene mengancam akn menutup saluran irigasi jika pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sulbar tidak ada itikad baik soal pembayaran ganti rugi lahan masyarakat.

“Kalau tidak ada itikad baik dari BWS V Mamuju tentu saya kembali tutup itu saluran karena itu lahan saya,” kata M. Aman warga Desa Kayuangin kepada wartawan, Senin, 11 Agustus 2025.

M. Aman membantah soal pernyataan pihak Balai bahwa lokasinya telah dibayar. “Tidak benar itu kalau kami telah terima bayar ganti rugi, pembohongan publik itu,” sebut M. Aman.

Ia juga menjelaskan beberapa waktu lalu sempat menutupi saluran irigasi pada lahannya sebagai bentuk protes terhadap pemerintah terhadap hak ganti rugi.

“Saya sudah pernah tutup itu irigasi namun pihak karena pemerintah kecamatan turun tangan sehingga ada kesepakatan di situ. Kami bersepakat agar itu dibuka kembali agar persawahan di Malunda bisa terairi. Setelah itu cukup baru ditutup kembali,” sebut M. Aman.

Meski demikian, M. Aman dengan tegas segera menutupi kembali saluran itu jika dalam waktu tiga hari kedepan tidak etiat baik dari BWS V Mamuju.

“Saya datang ke jauh-jauh dari kayuangin ingin menemui pihak balai namun tidak dibiarkan masuk, saya anggap ini adalah bentuk lari dari tanggungjawab mereka,” sebutnya.

Sementara itu, Dikonfirmasi pihak BWS V Mamuju, melalui PPK Salehe namun tidak menggubris meski beberapa kali dihubungi.

Hingga berita ini di turunkan belum ada tanggapan resmi dari pihak BSW V Mamuju. (mk)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.