Berita

Deputi Dalduk BKKBN RI, Bonivasius Prasetya Ichtiarto Bawakan Kuliah Umum di Kampus Unimaju

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Deputi Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) BKKBN Pusat, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto memberikan kuliah umum di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) Rabu, 27 Maret 2024.

Kegiatan dengan tema “Pemuda dan Bonus Demografi” dihadiri Rektor Unimaju, Muhammad Tahir; Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar Resky Murwanto; Wakil Rektor II Unimaju, Yati Heriyati; para Dosen Unimaju serta puluhan mahasiswa dan mahasiswi.

Saat memyampaikan sambutan, Rektor Unimaju, Muhammad Tahir menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan partisipasi BKKBN kepada Kampus Unimaju dengan melaksanakan kuliah umum terkait pemuda.

Ia menambahkan, kuliah umum tentang pemuda dan bonus demografi sangat pas disampaikan di Unimaju, karena, Unimaju saat ini mengelola banyak sekali pemuda yang menimbah ilmu terkait ekonomi pembangunan dan manajemen.

“Kami sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan ini. Disini kami bisa mengambil manfaat dengan berpartisipasi khususnya mempersiapkan skil pemuda yang menimbah ilmu di Kampus Unimaju,” ujarnya.

Bonus demografi, lanjut Tahir, akan menjadi suatu kelebihan ketika kita mampu menjadikan ini sebagai ihwal prestasi untuk mendongkrak pembangunan Indonesia. Kenapa, karena kita memiliki banyak penduduk usia produktif. Oleh sebab itu, jika pemuda bisa dikelola dengan baik maka kita akan menjadi bangsa yang besar dan maju.

“Oleh sebab itu, agar kita bisa berhasil memanfaatkan bonus demografi, maka kita harus mempermantap soft skill sehingga bisa menangkap peluang dengan baik. Sebaliknya, kalau peluang ini tidak dimanfaatkan dengan baik, maka bisa saja kita akan menjadi penonton didaerah sendiri dan menjadi beban bagi pemerintah karena tidak berkontribusi dalam pembangunan negara,” ujarnya.

Sementara itu, saat menyampaikan materi tentang “Peluang dan Tantangan Bonus Demografi Bagi Gennerasi Muda” Bonivasius Prasetya Ichtiarto mengatakan, ada beberapa peran mahasiswa dan generasi muda dalam memaksimalkan Bonus Demografi yaitu :

Pertama, meningkatkan kapasitas diri dan pengetahuan dengan cara belajar hingga jenjang yang lebih tinggi. Melatih diri dengan berbagai soft skill yang berguna pada dunia kerja.

Kedua, menambah relasi yang baik dengan berbagai pihak, sehingga akan menambah peluang untuk dapat bekerja dengan baik dan memaksimalkan segala potensi yang ada baik saat ini dan dimasa depan nanti.

Ketiga, memanfaatkan gawai untuk literasi digital. Kemajuan tekhnologi yang pesat dapat digunakan untuk menambah wawasan dan update akan informasi disekitar kita sehingga dapat menangkap berbagai peluang yang ada.

Empat, menghindari resiko TRIAD KRR seperti seksualitas, seks pra nikah dan Napza.

Kelima, menjadi agen perubahan melalui sosialisasi, edukasi dan publikasi dengan memanfaatkan media sosial yang dimiliki, mengajak teman sebaya untuk lebih aware terhadap memaksimalkan peluang bonus demografi ini bagi remaja dilingkungan sekitarnya.

“Mahasiswa harus terus berperan aktif dan berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa harus menjadi agen perubahan, kontrol sosial, inovator, motivator, dinamisator dan problem solver,” ujarnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar, Resky Murwanto berharap agar mahasiswa tidak berencana untuk menikah muda karena bisa saja itu akan menghambat karier kalian sshingga bisa membuat kesejahteraan terganggu.
“Besar harapan kami pemuda bisa membangun Sulbar lebih maju kedepannya. Oleh sebab itu, hindari pernikahan dini untuk memanfaatkan bonus demografi di Sulbar. Mudah-mudah kegiatan ini dapat membuka wawasan kalian dan membuka pola fikir untuk berubah kearah yang lebih baik,” tutupnya. (mk)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.