Berita

Kakanwil Adnan Nota Tegaskan Tak Terima Pelicin dan Punya Hubungan kekerabatan dengan Kandepag Majene

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Mamuju kembali mengelar aksi jilid II di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sulbar, Senin, 20 April 2026.

Salah satu tuntutan yang disuarakan oleh korlap aksi, Irwan, terkait pelantikan kepala Kandepag kabupaten Majene, Muh. Sahlan yang diduga menyalahi prosedur karena sudah pernah dinonjobkan menjadi staf biasa namun kembali diangkat menjadi Kandepag.

Mereka menduga, proses pengangkatannya disebabkan oleh kekerabatan dengan Kakanwil Kemenag Sulbar. Bahkan mereka menduga ada pelicin yang diberikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Sulbar, KH. Adnan Nota mengatakan bahwa proses pelatikan kepala Kandepag Majene sudah sesuai prosedur dan regulasi yang ada.

“Jadi saya tegaskan bahwa pelantikan ini sudah sesuai dengan regulasi dan menjalankannsemua persyaratan yang ada, bahkan prosesnya sudah dilakukan uji kompetensi. Dan terbukti memang yang bersangkutan sudah memenuhi syarat,” ujar Adnan Nota dihadapan massa aksi di Aula Kantor Kemenag Sulbar.

Ia juga menjelaskan terkait dugaan konpensasi atau pelicin yang diduga diberikan kepada dirinya oleh Kepala Kandepag enam Kabupaten yang baru saja dilantik. Ia menegaskan dugaan tersebut tidak benar. Bahkan Ia juga bersumpah, jika Ia menerima pelicin satu rupiahpun dari Kandepag Majene, maka dirinya siap meletakkan jabatan sebagai KKanwil Kemenag Sulbar.

“Jika saya menerima satu rupiahpun dari yang bersangkutan dan saya terbukti menerima sepersenpun, saya siapa tinggalkan jabatan saya sebagai Kanwil kemenag Sulbar. Tak hanya itu, saya juga bersumpah jika menerima pelicin maka saya tidak lagi menjadi umat Nabi Muhammad SAW,” tegasnya. (**)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.