Berita

LSM Merdeka Manakarra Desak BGN Tutup SPPG Oknum DPRD Sulbar Diduga Terlibat Penyuapan

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Merdeka Manakarra Sulawesi Barat angkat bicara terkait mencuatnya dugaan praktik suap dan “kongkalikong” dalam pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Polewali Mandar.
Kasus yang menyeret nama oknum anggota DPRD berinisial RIB ini dinilai sebagai ancaman serius bagi keberlangsungan program strategis nasional.
Ketua LSM Merdeka Manakarra, Andika Putra menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional harus mengambil langkah luar biasa jika hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran prosedur dan praktik transaksional dalam pembentukan satuan tersebut.
“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini adalah amanat untuk rakyat, bukan ladang bancakan oknum pejabat. Jika benar ditemukan adanya aliran dana atau percepatan administrasi yang tidak sesuai aturan, kami merekomendasikan agar SPPG yang bermasalah tersebut ditutup atau dibatalkan izin operasionalnya,” tegas pihak LSM Merdeka Manakarra dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, dugaan permintaan uang senilai Rp50 juta untuk memperlancar administrasi SPPG sangat melukai kepercayaan publik. Pihaknya khawatir, jika titik pelayanan gizi diawali dengan cara-cara demikian, bagaimana prosesnya dilapangan.
“Bagaimana kita bisa menjamin kualitas makanan anak-anak kita jika dari hulu saja, yakni pendirian satuannya, sudah ada dugaan suap? Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi pengkhianatan terhadap komitmen perbaikan gizi nasional,” tambahnya.
Andika mendesak aparat penegak hukum (APH) dan Badan Gizi Nasional untuk bertindak transparan dan tindak tanpa pandang bulu.
“Kami mendukung penuh tindakan tegas Badan Gizi Nasional. Jangan ada tebang pilih. Jika oknum anggota DPRD atau koordinator wilayah terbukti bersalah, harus diproses hukum. Rekomendasi penutupan SPPG terkait adalah harga mati agar menjadi pelajaran bagi daerah lain agar tidak main-main dengan program ini,” tutupnya. (**)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.