Berita

Perkokoh Toleransi, PT Pasangkayu Sumbang Timbunan Jalan untuk Gereja GPID Saluraya

PASANGKAYU, REFERENSIMEDIA.COM — Komitmen PT Pasangkayu, anak perusahaan dari PT Astra Agro Lestari (AAL) Group yang bergerak di industri perkebunan kelapa sawit, terhadap pembangunan sosial dan keagamaan di wilayah operasionalnya kembali diwujudkan.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan menyerahkan bantuan berupa timbunan untuk perbaikan akses jalan menuju Gereja GPID Saluraya, yang berlokasi di Dusun Saluraya, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis pada Kamis, 6 November 2025. Bantuan ini menjadi bukti nyata kontribusi PT Pasangkayu dalam mendukung kelancaran aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat setempat.

Kepala Dusun Saluraya, Markus, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Pasangkayu atas kepedulian yang ditunjukkan.

“Atas nama warga dan jemaat Gereja GPID Saluraya, kami berterima kasih kepada PT Pasangkayu dan Bapak Gunawan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Ini bukti nyata bahwa perusahaan sawit di Pasangkayu benar-benar peduli terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk fasilitas ibadah,” ucap Markus.

Selama ini, jalan menuju Gereja GPID Saluraya kerap mengalami kerusakan, terutama saat musim hujan, sehingga menyulitkan jemaat untuk beribadah. Melihat kondisi tersebut, PT Pasangkayu bergerak cepat untuk memberikan solusi melalui penyediaan material timbunan yang dapat dimanfaatkan guna memperkuat dan meratakan akses jalan.

Administratur PT Pasangkayu, Gunawan, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada masyarakat, disaksikan oleh Markus, Kepala Dusun Saluraya, beserta tokoh masyarakat dan perwakilan jemaat gereja.

Dalam sambutannya, Gunawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari filosofi inti Astra Agro Lestari, “Sejahtera Bersama Bangsa”, serta implementasi dari pilar CSR di bidang keagamaan.

“Kami menyadari bahwa PT Pasangkayu adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Pasangkayu. Keberadaan kami bukan hanya soal perkebunan kelapa sawit, tetapi juga tentang bagaimana kami bisa memberi manfaat bagi kesejahteraan dan keharmonisan sosial,” ujar Gunawan.

Ia menambahkan, dukungan terhadap perbaikan akses Gereja GPID Saluraya adalah langkah konkret perusahaan dalam memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.

“Dengan jalan yang layak, kami berharap kegiatan ibadah dapat berlangsung tanpa hambatan. Ini bentuk kepedulian kami agar seluruh warga, dari agama apapun, dapat beraktivitas dan beribadah dengan nyaman,” tambahnya.

Program bantuan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PT Pasangkayu dalam menjalankan empat pilar utama CSR: pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan—yang juga mencakup aspek sosial dan keagamaan.

Melalui kegiatan ini, PT Pasangkayu tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi antarwarga. Langkah ini menjadi simbol sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam mewujudkan Pasangkayu yang lebih rukun, sejahtera, dan harmonis. (hms/**)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.