Tingkatkan Kompetensi Perawat, RSUD Sulbar Laksanakan Journal Reading Metode Hidrasi pada Pasien PCI
MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM – RSUD Provinsi Sulawesi Barat melalui Sub Bidang Keperawatan Bidang Pelayanan melaksanakan kegiatan Journal Reading dengan tema “Perbedaan Metode Hidrasi dalam Pencegahan Contrast-Induced Nephropathy pada Pasien yang Menjalani Percutaneous Coronary Intervention (PCI)”.
Journal Reading dilaksanakan di Aula, Lantai 3 RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Kamis 21 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga keperawatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berbasis eviden ilmiah.
Pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan program Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam membangun SDM yang unggul dan berkarakter melalui penguatan kompetensi tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan dibuka oleh Kasubbid Keperawatan RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Hermawati. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan Journal Reading ini merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja Tim Sub Bidang Keperawatan RSUD Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan hasil kolaborasi antara tim Cathlab dan ICVCU RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tenaga keperawatan dapat terus meningkatkan wawasan dan kemampuan klinis, khususnya dalam penanganan pasien kardiovaskular yang menjalani tindakan PCI, sehingga pelayanan yang diberikan semakin optimal dan profesional,” ujar Hermawati.
Materi dipaparkan oleh Hayyu Sitoresmi, yang menjelaskan mengenai Contrast Induced Nephropathy (CIN) sebagai salah satu komplikasi akibat penggunaan media kontras pada tindakan PCI. Dalam pemaparannya dijelaskan faktor risiko terjadinya CIN pada pasien kardiovaskular, pentingnya pemberian hidrasi sebagai upaya pencegahan CIN, hingga perbandingan beberapa metode pemberian hidrasi pada pasien PCI.
Selain itu, Hayyu juga memaparkan efektivitas metode hidrasi terhadap penurunan risiko gangguan fungsi ginjal pasca pemberian kontras serta peran penting perawat dalam melakukan monitoring status cairan dan fungsi ginjal pasien sebelum dan sesudah tindakan PCI.
Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh moderator Kartini Usman. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan metode hidrasi dan penanganan pasien PCI di layanan keperawatan. Kegiatan berlangsung lancar dan interaktif.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ilmiah seperti Journal Reading sangat penting dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
“Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin berkualitas, profesional, dan berbasis ilmu pengetahuan terbaru. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu langkah nyata RSUD Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung pelayanan prima,” kata dr. Musadri Amir. (hms/**)


Leave a Reply