Berita

Gubernur SDK Hadiri Maulid KKMSB di Jakarta, Temui Ratusan Diaspora Sulbar Jabodetabek-Banten

JAKARTA, REFERENSIMEDIA.COM— Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (BPP KKMSB) bersama Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (KWMSB) di Jakarta, Sabtu, 5 September 2026.

Kehadiran Gubernur Suhardi Duka dalam kegiatan tersebut sebagai Tamu Kehormatan sekaligus Pemberi Sambutan disambut hangat oleh ratusan masyarakat dan diaspora Sulawesi Barat yang berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Banten (Jabodetabek-Banten).

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyampaikan bahwa pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna kebersamaan yang sangat penting dalam ajaran agama Islam, tetapi juga memiliki keterkaitan yang kuat dengan perjalanan sejarah serta tradisi masyarakat Mandar.

Sehingga dengan semangat kebersamaan, diharapkan masyarakat Sulawesi Barat, baik yang berada di daerah maupun di perantauan, terus bersatu dalam menjaga nilai-nilai malaqbi, memperkuat persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Sulawesi Barat

Menurut SDK, tradisi peringatan Maulid yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat Mandar merupakan bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Nilai-nilai keagamaan yang terkandung dalam Maulid Nabi telah berakulturasi dengan sejarah dan tradisi masyarakat Mandar, sehingga menjadi bagian penting dari identitas budaya Sulawesi Barat.

“Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya memiliki nilai keagamaan dalam Islam, tetapi juga mempunyai keterkaitan yang erat dengan sejarah dan tradisi masyarakat Mandar. Nilai-nilai ini harus terus kita jaga, pelajari dan wariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Gubernur SDK.

Gubernur SDK juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mempertemukan ratusan diaspora Sulawesi Barat di tanah perantauan. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana memperkuat persatuan, kekeluargaan dan kecintaan terhadap tanah kelahiran.

Selain menyampaikan pesan keagamaan dan kebudayaan, Gubernur Sulbar juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan organisasi dan aktivitas masyarakat Sulawesi Barat di perantauan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat terkait rencana dukungan pemerintah daerah melalui Dana Hibah pada Tahun Anggaran 2027.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terhadap organisasi kemasyarakatan dan wadah persatuan masyarakat Sulawesi Barat, khususnya dalam menjaga kekompakan, memperkuat silaturahmi serta melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Mandar.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum penting bagi diaspora Sulawesi Barat di Jabodetabek-Banten untuk kembali mempererat ikatan persaudaraan. Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, peringatan tersebut juga menjadi ruang untuk menjaga hubungan emosional masyarakat Mandar dan Sulawesi Barat dengan sejarah, tradisi, serta identitas budaya daerah. (hms/**)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.