Berita

Merasa Janggal, Dirkrimum Polda Sulbar akan Periksa yang Intimidasi Korban Pelecehan Seksual

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Kakanwil Kemenag Sulbar, Syafruddin Baderung kepada wanita bersuami inisial IR memasuki babak baru. Senin 18 Maret 2024, Polda Sulbar sudah akan melakukan pemanggilan saksi-saksi.

Saat ditemui, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhabri Nurdin Atjo membenarkan disposisi kasus dugaan pelecehan seksual IR sudah masuk ke Dirkrimum sejak (Kamis, 14 Maret 2024, sore). Oleh sebab itu, Jumat, 15 Maret 2024 pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap saksi-saksi.

“Kita akan melakukan pemanggilan saksi-saksi secepatnya. Paling minggu depan (senin, red) dipanggil saksinya untuk diperiksa karena harus ada jedah tiga hari. Yang jelas kasus ini kita atensi. Semua kasus diperlakukan sama,” ujar Nurhabri.

Nurhabri juga mengaku akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang melakukan intimidasi terhadap korban IR, sehingga korban tidak melapor kejadian ini sejak dulu.

“Kita akan melakukan pendalaman kepada saksi-saksi. Semua akan kita periksa,” ujar Nurhabri.

Namun, Nurhabri mengaku ada yang janggal dari kasus ini. Oleh sebab itu, Ia juga akan mengusut kejanggalan tersebut.

“Menurut saya terlepas dari kebenaran materilnya ya, sepertinya, kejadian ini ada yang janggal. Masa sekuat apa sih orang yang menahan sehingga tidak bisa melapor sejak dulu. Buktinya sekarang bisa, kenapa baru sekarang? Jaman sekarang ini, siapa yang bisa menahan. Semua bisa bicara. Tapi akan kita maksimalkan. Semua kita akan panggil,” ucapnya.

Beredar kabar, masih banyak yang akan membuat laporan. Menanggapi hal itu, Nurhabri mempersilakan korban untuk membuat laporan, yang penting disertai dengan bukti yang kuat.

“Tidak apa-apa melapor yang penting lengkap buktinya. Jangan melapor tapi tidak didukung bukti,” tandasnya.

Tempat kejadian dugaan pelecehan seksual dilakukan di rumah jabatan Kakanwil Kemenag Sulbar. Saat itu korban disuruh datang untuk menyiapkan perlengkapan Kakanwil untuk berangkat ke Makassar menghadiri acara. Disitulah kejadian sempat dilakukan percobaan rudapaksa.(mk)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.