Peringati Hari Perawat Internasional, RSUD Sulbar Gelar Edukasi Kewaspadaan Campak
MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Peringati Hari Perawat Internasional 2026, RSUD Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan edukasi kesehatan tentang kewaspadaan campak dan pentingnya hand hygiene bagi pasien dan pengunjung rumah sakit, Selasa, 12 Mei 2026), di ruang tunggu rekam medik RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit menular melalui edukasi kesehatan secara langsung.

Langkah tersebut sejalan dengan Panca Daya yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan dan edukasi masyarakat.
Adapun tema Hari Perawat Internasional 2026 yang ditetapkan oleh International Council of Nurses adalah “Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives” atau “Perawat Kita. Masa Depan Kita. Perawat yang Berdaya Menyelamatkan Nyawa”.
Tema ini menyoroti pentingnya pemberdayaan dan dukungan terhadap perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan masyarakat.
Kegiatan edukasi menghadirkan Ketua Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Yuniarti Arsyad, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, dr. Yuniarti menjelaskan tentang kewaspadaan terhadap penyakit campak, mulai dari pengenalan gejala, cara penularan, pencegahan, hingga penatalaksanaan bagi masyarakat.
Sementara itu, materi mengenai hand hygiene dilanjutkan oleh Iin Handayani yang memaparkan pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai langkah utama dalam memutus rantai penyebaran penyakit infeksi di lingkungan rumah sakit maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi tersebut juga disertai praktik mencuci tangan yang benar sesuai standar kesehatan.
Pasien dan keluarga pasien terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan edukasi dan praktik cuci tangan yang benar. Suasana semakin interaktif ketika peserta diberikan kesempatan menjawab pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan.
Bagi peserta yang berhasil menjawab dengan benar, panitia memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bentuk kepedulian rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus memperingati peran penting perawat dalam pelayanan kesehatan.
“Perawat memiliki peran yang sangat besar dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Melalui momentum Hari Perawat Internasional ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap pencegahan penyakit menular, khususnya campak, dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit menular serta mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan dalam kehidupan sehari-hari demi menciptakan lingkungan yang sehat dan aman. (hms/**)


Leave a Reply