Berita

Polresta Mamuju Kembali Amankan Tambang Emas Ilegal di Bonehau, Satu Unit Excavator Disita

MAMUJU, REFERENSIMEDIA.COM — Polresta Mamuju kembali menyita satu  buah alat berat excavator yang digunakan untuk menambang emas ilegal di Kecamatan Bonehau, Mamuju.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol. Ferdyan Indra Fahmi mengatakan bahwa pengungkapan tambang ilegal di Bonehau berkat adanya laporan dari masyarakat ke Polsek Bonehau.
Dalam pengungkapan tersebut, ada delapan orang pelaksana dan pekerja yang diamankan di tambang ilegal bonehau. Mereka sudah beroperasi sekitar dua minggu dan sudah mengelola sekitar satu hektare lahan tambang.

“Mereka mulai beroperasi dari Pukul, 01,00 hingga pukul 05.00 WITA agar aktivitas mereka tidak ketahuan oleh masyarakat sekitar. Alat berat kita sudah sita saat mereka sedang beroperasi di sepadan sungai,” ujar Ferdyan saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa, 12 Mei 2026.

Ferdyan menambahkan, delapan orang yang ditahan sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polresta Mamuju. Namun sebelum mentersangkakan mereka, terlebih dahulu pihaknya akan melakukan gelar perkara dalam waktu dekat ini.

“Kita akan gelar perkara dalam waktu dekat ini dan segera menetapkan tersangkanya'” tegas Ferdyan.

Pengungkapan ini, lanjut Ferdyan sebagai bentuk komitmen Polresta Mamuju untuk menjaga alam mamuju dari kerusakan lingkungan. Oleh sebab itu, dukungan masyarakat dan semua pihak dibutuhkan.
“Kita mohon bantuan masyarakat untuk perduli dengan lingkungan wilayahnya. Ini bentuk komitmen dan keseriusan kami menjaga alam kita. Kalau memang harus ada penambangan, silahkan, tapi harus dilakukan secara benar sesuai dengan aturan dan regulasinya. Tapi selama itu tanpa izin apalagi sampai merusak lingkungan dan masuk lingkungan hutan lindung, maka harus lita tindaki,” tambahnya.
Kapolresta memgungkapkan bajwa hasil dari tambang ilegal di Bonehau Mamuju sangat menggiurkan. Bayangkan saja, baru sekitar satu jam lebih beroperasi sudah mendapatkan hasil sekitar 4 gram emas murni.
“Kemarin saat ditangkap, baru sekitar satu jam kerja sudah dapat empat gram. Jadi kalau sampai 5 jam kerja bisa puluhan gram. Namun berdasarkan hasil BAP mereka dikatakan sekitar 10 gram emas  permalam,” kata Ferdyan.
Ferdyan memperkirakan hasil tambang emas ilegal di Bonehau sekitar dua minggu  lebih beroperasi mencapai ratusan juta rupiah.
“Bayangkan saja kalau setiap malam dapat 10 gram dikalikan Rp.2 juta pergram sudah dapat Rp.20 juta permalam. Kalau sudah dua minggu lebih beroperasi maka sudah sekitar Rp.300 juta yang mereka peroleh,” pungkas Ferdyan. (**)

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.